MEMBANGUN DAN MEMPRODUKSI SPINNING WHEEL

Setelah berhasil mengenal dan memintal benang dengan berbagai macam jenis spindle, akhirnya aku mulai mendisain spinning wheel. ada 3 type spinning wheel yang aku desain dan wujudkan bentuk realnya (semua bisa dilihat di instagram ku). Ya, ketika aku terjun pada satu bidang, aku harus total. Dan lagi-lagi karena keterbatasan alat di sini yang akhirnya membuat aku berfikir dan harus kreatif demi menyelesaikan segala permasalahan atau kendala dalam berkarya. Sementara jika harus membeli dari luar negeri harganya sudah pasti mahal sekali. Belum lagi ongkos kirim yang besar karena beratnta, plus pajak-pajak tambahan lainnya. Ketika mulai medisain wheel yang pertama, dalam hati aku berfikir “Kalau bukan aku yang membuatnya, lalu siapa lagi?”

Aku tidak asal medisain begitu saja. Ada banyak riset yang harus aku jalankan, termasuk diskusi dengan banyak yarn artist di luar sana lewat pesan di instagram, berdiskusi dengan beberapa brand ambassador beberapa merk wheel, diskusi dengan guru ku di Inggris, pengamat spinning wheel, dan juga salah satu produsen spinning wheel turun temurun di Islandia. Diskusi tentang masing-masing bagian atau part dari berbagai jenis spinning wheel yang ada di dunia. Diantaranya adalah jenis tension, ratio dll.

Niat ku adalah membangun spinning wheel dengan sebenar-benarnya spinning wheel, baik itu fungsi, cara kerja, pemakaian, dll. Bukan asal-asalan,karena aku gak suka sesuatu yang sifatnya asal. Ada tanggung jawab moral yang aku panggul ketika orang menggunakan hasil rancangan wheel ku. 

Sebelum aku memwujudkan bentuk real wheel ku, lebih dulu aku pelajari cara kerja spinning wheel pemberian guru ku, merk Ashford type Country Spiner 2. Setelahnya, baru aku menyempurnakan gambar disain wheel ku.

Alhamdulillah, aku berhasil mewujudkan 3 jenis wheel yang berbeda * Gaynor 3, De Baron’s dan De Sarman’s. Masing-masing nama type tersebut memiliki makna terdalam dalam hidup ku.